PANDUAN BAHAN

Panduan Bahan

Ada berbagai jenis bahan/kain yang dapat digunakan untuk membuat seragam baik itu berupa kemeja, jaket ataupun celana. Artikel ini akan menjelaskan secara umum alternatif kain/bahan tersebut beserta karakteristik dan juga katalog warna yang tersedia.
BAHAN PARASUT

Deskripsi umum bahan : Bahan anti air, anti angin, dan tipis. Jenis bahan yang sering dipakai untuk jaket promosi, jaket motor dan juga jas hujan. Yang paling murah adalah parasut.

Pada jenis bahan parasut ini, dapat ditemukan beberapa merk / sub jenis bahan yang ada di pasaran umum, diantaranya :

Parasut WP (standar) : jenis parasut standar biasa, tipis, digunakan untuk jaket motor ataupun jaket anti air hujan ringan. Untuk menambah ketebalan biasanya digunakan bersama furing polar ataupun ditambah dakron.
Parasut Milky : jenis bahan parasut anti air, ada coating putih lateks (karet) daripada parasut WP di bagian dalam. Harga cukup murah. Bisa untuk jaket motor. Warna cenderung terang/mencolok. Ketahanan terhadap air: hujan ringan sampai hujan sedang.
Parasut Besway (jas hujan) : kain lebih tebal daripada milky ataupun parasut WP dan paling anti air, biasa digunakan untuk jas hujan. Khusus jas hujan pembuatan ada yang di hotpress ataupun klo dijahit menggunakan sealer disepanjang jahitan. Ketahanan terhadap air: ringan, hujan sedang, hujan cukup deras.
Despo : karakter bahan seperti parasut, tapi tidak anti air. Cairan yang dituangkan ke bahan bisa merembes. Digunakan untuk jaket motor karena bahannya sering disebut juga bahan anti angin.
Microfiber : kain ini memiliki karakter sama dengan despo, tapi bahan lebih halus/tidak kaku, dan warna cenderung doff.
Taslan salur: Bahan parasut jenis bagus, agak tebal dibanding bahan parasut lainnya. Jenis salur tidak ada coating anti air, sehingga hanya tahan untuk hujan ringan. Cenderung kaku. Ketersediaan bahan dan warna kontinyu.
Taslan Ribstop: Bahan ribstop (motif kotak-kotak) berbahan dasar taslan. Biasa digunakan untuk training.
Taslan WP : Bahan parasut jenis bagus dan lebih tahan air karena ada coating lapisan putih lateks (karet) di Adadalam. Tahan hujan ringan. Bahan dan warna kontinyu
Taslan balon: jenis taslan import, ketersediaan bahan dan warna tidak kontinyu. Memiliki coating cukup tebal, sehingga tahan air hujan ringan sampai hujan sedang. Bahan lebih lembut daripada taslan wp, karakter seperti karet. Memiliki beberapa variasi, seperti taslan balon motif dan polos. Cocok untuk jaket lapangan, tambang, dan jas hujan premium.

Download katalog bahan parasut

Secara umum katalog warna untuk masing-masing jenis bahan parasut tersebut hampir sama. Anda dapat mendownload dengan klik link di bawah ini.

Download katalog Microfiber
Download katalog Taslan

Panduan Bahan

BAHAN KATUN

Deskripsi umum : Bahan dengan komposisi full katun (katun 100%) dan juga dominannya adalah katun (biasa disebut polyester katun-polykatun). Bersifat adem, tapi mudah kusut. Untuk yang tipis cocok digunakan untuk kemeja, sedangkan bahan yan glebih tebal biasanya untuk jaket.

Berikut ini sub jenis bahan katun yang dapat dijelaskan:

Katun poplin : Bahan katun yang tipis, sangat adem, tapi paling mudah kusut. Ada jenis yang biasa, dan juga pilihan stretch (melar). Serat tidak tampak jelas/permukaan halus. Biasa digunakan untuk kemeja kantor.
Katun paris : Karakter hampir sama dengan poplin, hanya lebih tipis. Serat tidak tampak jelas/permukaan halus. Untuk penggunaan seragam bisa berupa kemeja kantor ataupun blouse.
Katun sateen twill : Ada beberapa sub jenis katun sateen twill dengan bentuk serat miring yang sangat nyaman dipakai dan pilihan warna-warna pastel.
Pop Molly : Jenis pilihan bahan katun serat miring dengan pilihan warna lebih beragam yang bukan drill (jenis bahan tipis dan adem). Banyak digunakan untuk kemeja kantor resmi ataupun kemeja seragam kantor.
Twill katun untuk jaket : jenis katun, adem, karakter bahan agak tebal, tapi lembut/tidak sekaku kanvas. Agak mudah kusut. Serat bahan: garis miring. Biasa digunakan untuk jaket.
Twill katun sueding untuk jaket : jenis twill dengan permukaan bahan lebih lembut dan halus, agak berbulu (karena proses suede). Sedikit lebih tebal dibanding twill biasa.
Baby Canvas : jenis kanvas sueding yang tipis. Karakter bahan lembut, biasa digunakan untuk kemeja lapangan/tambang. Serat tidak tampak.
Kanvas Sueding : Jenis kanvas yang tebal, tapi memiliki permukaan yang lebih lembut dibanding kanvas marsoto. Serat bahan: kotak rapat. Jenis kanvas terkenal cukup kuat, karena itu digunakan untuk jaket lapangan.
Kanvas Marsoto : Jenis kanvas yang tidak berbulu dan handfeelnya sedikit lebih kaku. Biasa digunakan untuk jaket lapangan ataupun celana kargo.

Untuk melihat katalog bahan beberapa bahan di atas dapat didownload dari link berikut ini :

Download katalog Katun untuk kemeja : katalog Pop Molly, katalog Silky Twill, katalog Sakura
Download katalog Twill Sueding
Download katalog Kanvas

STANDARD TWIST

Deskripsi umum: Bahan jenis polyester. Microfiber. Ketebalan bahan sedang, bahan lunyu/licin/jatuh, warna bold/terlihat jelas, tidak mudah kusut, tapi mudah berkilat dan kurang adem, panas bila terkena sinar matahari. Biasa digunakan untuk bahan kemeja/celana kantoran/di dalam ruangan, atau jaket kantor. Warning : setrika medium dan dilapis agar tidak mengkilat

Berikut ini adalah beberapa merek bahan seragam yang dapat dikategorikan standar twist :

Rassio: jenis twist dari Textile one. Alternatif warna banyak. Cocok untuk baju dan jaket kantor.
Element: jenis twist dari Textile One. Sedikit lebih tebal dibanding Rassio.
Serasi: Jenis twist dari merk MaxiStyle. Karakter bahan mirip dengan Rassio. Warna tersedia banyak.
Jet Black: Jenis twist dengan teknik pewarnaan khusus yang menghasilkan warna hitam pekat/lebih pekat daripada bahan lain. Terdiri dari jet black standar dan premium. Kekurangan: kotoran/debu mudah terlihat menempel di bahan.
Ada juga beberapa merek dari Bellini dan merek-merek lainnya yang dapat dikategorikan standard twist.

Silahkan download katalog bahan seragam berikut ini :

Download Katalog Rassio
Download Katalog Element
Download Katalog Serasi

MEDIUM TWIST

Gambaran Umum: Jenis twist dengan kualitas di atas twist biasa. Kelebihan terletak di ketebalan bahan, warna, tekstur dan motif serat, serta kelebihan khusus lainnya.

Di bawah ini adalah beberapa merek bahan seragam yang dapat dipilih untuk penggunaan medium twist :

Super Jet Black: Jenis jet black premium dengan bahan yang lebih tebal dan warna lebih pekat dibanding jet black biasa.
Optimiss: Jenis twist yang lebih tebal dibanding twist biasa, dan memiliki alternatif warna banyak.
Imego: Jenis twist dengan kelebihan anti air/noda. Sehingga, noda dan kotoran yang berbentuk cairan tidak akan menempel di permukaan bahannya. Cocok untuk seragam rumah sakit, koki masak, dan di laboratorium.
Nina Klein & Elle Cavali: Jenis twist dengan tekstur agak seperti bahan wool, tapi tipis. Alternatif warna sangat banyak. Dibuat khusus untuk mengakomodir kebutuhan pakaian kerja wanita, seperti blazer.
Class moda : Jenis twist dari Bellini dengan permukaan seperti bahan tropical

PREMIUM TWIST

Gambaran umum : Jenis bahan Polyester high twist level premium. Sering disebut juga semi wool karena biasanya bertekstur, baik itu berupa salur garis, titik-titik kotak, ataupun salur acak.

Berikut ini beberapa merek yang dapat dikategorikan sebagai bahan Twist premium :

Hugo Gold Class : Polyester high twist dari Textile One, dengan tekstur garis putus-putus tipis.
Hugo Gold Black Bellini : Polyester hight twist dari Bellini, dengan tekstur garis yang lebih jelas, permukaan lebih halus daripada Gold Class textile one
Boss Pullman/St. Regis: Jenis semi wool dengan tekstur bahan yang mirip wool. Permukaan tidak terlalu licin. Produksi Textile One. Cocok untuk bahan semi jas.
Maxi Superfeel: Di antara jenis semi wool, merk ini merupakan yang paling bagus, baik dari segi tekstur bahan, kemudahan bahan untuk dijahit, cukup adem, dan jatuhnya bahan di badan. Cocok untuk model jasket semi jas.

FLEECE & BAHAN KNITTING TEBAL

Gambaran Umum: Merupakan bahan-bahan yang dibuat dengan teknik knit/rajut, cukup tebal, orang awam biasa menyebutnya mirip bahan selimut atau kaos yang tebal, bahannya melar. Pada umumnya, komposisi dominannya adalah katun. Sering digunakan untuk model sweater atau jaket casual, dan varsity/baseball.

Baby Terry: Jenis ini lebih tipis dibanding bahan fleece lainnya. Pada sisi bagian dalam bahan tidak digaruk/disisir.
Fleece Katun: Bahan ini cukup tebal, dibuat dari katun, melar, sering digunakan sebagai bahan model varsity, sweater, dan umumnya tidak menggunakan furing lagi. Sisi dalam dan sisi luar bahan berbeda.
Polar: Bahan ini lebih tebal daripada fleece dan kedua sisi bahannya terlihat sama. Cenderung berat. Biasa digunakan untuk model varsity/baseball karena membuat tampilan jaket tebal.
Fleece CVC: Bahan fleece yang komposisi bahan utamanya bukan katun, tapi CVC. Lebih rapi dan lebih halus daripada fleece katun.
Diadora Taiwan: jenis yang paling bagus di antara bahan-bahan training seperti adidas, lotto, dll. Karakternya mirip dengan fleece, tapi sisi luar bahannya lebi mengkilat dan licin.
Adidas : jenis bahan yang biasa digunakan untuk jaket olahraga ataupun training yang tebal tapi agak lebih kaku daripada diadora taiwan.

KAOS

Gambaran Umum: Bahan t-shirt, melar. Ada yang terbuat dari polyester, katun, dan campuran kedua bahan tersebut.

Double PE: Jenis kaos PE yang lebih tebal. Komposisinya dari polyester. Agak panas dan kurang nyaman dipakai, tapi harga bahannya murah.
Katun Kardet: Jenis bahan katun yang adem tapi tidak selembut bahan kombed. Lebih adem daripada PE dan double PE.
Serena: Bahan tipis dan melar seperti jersey. Bisa digunakan untuk penggunaan kaos otomotif full print, furing, atau kerudung. Kadang digunakan juga untuk kaos olahraga/bola.
Katun Combed: Bahan kaos dari katun 100%. Adem dan menyerap keringat. Ketebalannya terbagi tiga: 20s (paling tebal), 24s (sedang), 30s (tipis). Pada umumnya yang sering digunakan adalah combed 24s.
Dry Fit: Bahan kaos olahraga/bola. Memiliki motif bervariasi (emboss sarang tawon, emboss kotak-kotak, dll), tipis, licin, dan agak melar. Dalam penggunaan praktisnya banyak di print.
Spandek Katun: Bahan ini tidak umum digunakan untuk kaos karena agak berat, sangat melar, dan harganya cukup mahal. Tapi, bahan ini cocok digunakan untuk kaos body fit dan baju senam wanita. Adem dan nyaman dipakai.

Katalog kaos dapat didownload dari link berikut ini :

Download katalog kaos combed cotton 24S
Download katalog Dry Fit

LACOSTE

Gambaran Umum: Merupakan bahan polo shirt/kaos kerah. Memiliki karakter kaos, melar, bahannya memiliki pori besar. Cocok dibordir/bukan disablon. Contoh: Kaos Polo.

JENIS KAIN LACOSTE

Jenis Kain Polo Shirt

Sebenarnya lacoste adalah nama perusahaan asal perancis yang memproduksi pakaian dengan tekstur berpori tadi, Seiring dengan banyaknya penggunaan pakaian tersebut. masyarakat menjadikannya sebagai nama bahan untuk membuat baju kaos polo shirt. Sebanding dengan kualitasnya, bahan ini memiliki harga yang relative mahal.

JENIS KAIN LACOSTE COTTON PIQUE

JENIS KAIN LACOSTE COTTON PIQUE

Kain lacoste cotton adalah bahan yang memiliki permukaan yang tidak rata dan agak kasar dengan tekstur bahan berpori atau pola dengan bolong – bolong kecil berbentuk bulat, kotak atau berbentuk rajutan segitiga pada keuda sisi bahannya (luar dan dalam ). Jenis kain lacoste cotton merupakan bahan yang paling lazim dan bagus untuk pembuatan kaos polo shirt  jenis kain lacoste cotton seperti bahan katun lainnya. nyaman dipakai dan adem. Bahan lacoste cotton ini merupakan bahan terbaik dai jenis lacoste dan dengan harga paling tinggi.

JENIS KAIN LACOSTE COTTON CVC

JENIS KAIN LACOSTE COTTON CVC

Kain Lacoste CVC adalah bahan yang terbuat dari campuran cotton dan polyester, sehinggga menghasilkan sifat kain yang sangat bagus, yaitu memiliki daya serap dan daya tahan tinggi. Jenis kain Lacoste Cotton CVC memiliki tekstur yang tidak berpori pada bagian dalamnya. Untuk kenyamanan dan harga sedikit di bawah. Namun untuk bahan dasarlacoste pique cvc merupkan rekomendasi yang lebih baik dibandingkan bahan dasar lacoste pe mau pun cotton

JENIS KAIN LACOSTE COTTON POLYESTER / PE

JENIS KAIN LACOSTE COTTON POLYESTER / PE

Kain Lacoste Polyester / PE adalah bahan yang mengandung campuran Polyster. Memiliki tekstur dengan pori yang besar di bandungkan dengan bahan lacoste lainnya. Jenis Lacoste Polyester memiliki harga yang terjangkau, namun tidak adem dipakai.

JENIS KAIN KATUN (COTTON)

Kain katun adalah bahan yang sering menjadi andalan untuk membuat koas polo, namun terdapat 2 jenis kain katun yang banyak digunakan yaitu :

  1. katun combed
  2. katun carded

Karakteristik yang membedakan dari kedua jenis bahan katun ini adalah dari teknik pabrikasinya yang akna memperoleh hasil akhir yang berbeda. Bahan katun combed menggunakan teknik combing sehingga bahan ini dinamakan combed sedangkan katun carded menggunakan teknik carded maka dsebut carded.

Kain katun combed memiliki bahan yang lebih halus dengan harga yang tinggi daripada katun carded dengan bahan yang agak kasar secara sepintas ketika kita memegang bahan katun carded terasa lebih tebal, sedangkan katun combed ketika dipakai lebih nyaman, adem dan halus.

Bahan Double Cotton

kain double cotton adalah bahan yang lebih tebal dari katun combed 20s. bahan ini disebut juga sebagai bahan double nett/knit. bahan double cotton ini lebih nyaman dan jatuh (berat ke bawah) ketika dikenakan. akan tetapi kekurangan dari bahan double cotton ini adalah mudah untuk melar apalagi sering dicuci dan dipakai, apalagi jika sering tertarik. hal ini dikarenakan adanya udara pada lapisan kai nseperti layaknya spon.

Karakteristik Bahan Katun

secara umum, karakteristik dari bahan kain katun yang berasal tanaman kapas ini adalah sebagai berikut

  • bahan terasa dingin dan sedikit kaku
  • menyerap keringat
  • pakaian/kain akan rusak bila direndam lebih dari 2 jam dalam deterjen
  • rentan terhadap jamur
  • kain katun tidak bisa terlalu lama didiamkan dalma keadaan basah

Karena sifatnya yang nyaman ketika dipakai, maka terdapat kombinasi campuran yang menggunakan bahan katun ini.

Bahan Kain TC

kain TC atau teteron cotton adalah bahan campuran antara cotton 35% dengan bahan polyester (teteron 65%). jenis kain TC masih dalam kategori katun namun kualitasnya dibawah bahan combed dan carded sebab merupakan bahan campuran. dibandingkan bahan katun maka bahan TC kurang bisa untuk menyerap keringat dan agak panas di badan serta memiliki tekstur lebih kasar. kelebihannya jenis bahan TC yaitu lebih tahan kusut dan tidak melar meskipun sudah dicuci berkali – kali

Bahan Kain CVC (Cotton VIscose)

Kain CVC atau Cotton viscose adalah campuran dari cotton combed 55% dan Viscose 45%. Kelebihan dari jenis kain CVC ini memiliki tingkat shrinkage ( susut pola) lebih kecil dari bahan katun. jenis bahan CVC ini juga bersifat
menyerap keringat

Bahan Kain Viscose

Kain viscose adalah bahan yang terbuat dari serata kayu (eucalyptus – sejenis pohon pinus ) jenis kain viscose merupakan bahan yang sering diguankan dalam pakaian pakaian model buasana pesta, casual, lingerie underwear, sampai jaket dikarenakan memiliki tektur halus dan licin serta lentur.

Karakteristik

  • terasa lembut dan dingin di kulit
  • bahannya jatuh, tidak kaku dan warnanya mengkilat
  • menyerap keringat
  • bahan pakaian akan rusak apabila direndam dengan diterjen lebih dari 1 jam
  • bisa dicuci dan di dry clean

Bahan Polyester PE

Kain polyester atau PE adalah bahan yang terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi untuk dibuat bahan berupa serat fiber poly dan juga digunakan untuk produk plastik berupa biji plastik. jeis kain polyester ini dikarenakan dari sifat bahan dasarnya yang terbuat dari butiran plastik, maka bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas ketika dikenakan.

Karakteristik

  • noda minyak dan makan sulit dihilangkan dari bahan ini
  • polyester lebih kuat dan tahan direndam lebih dari 3 jam
  • sering dicampur bahan lain seperti viscose, line dan katun

Apakah anda sudah mengenal jenis kain polo shirt? Semoga informasi ini dapat membantu anda yang akan membuat baju kaos polo shirt. Jika anda membutuhkan jasa pembuatan polo shirt, silahkan mengunungi Konveksi Kaos Polo Shirt

BAHAN FURING

Gambaran Umum: Merupakan jenis bahan tipis yang digunakan sebagai dalaman jaket atau jas. Ada yang terbuat dari katun, polyester, dan campuran keduanya.

Ada beberapa alternatif bahan yang dapat digunakan untuk furing (dalaman baju)

Asahi: Karakter bahannya tipis, dan kurang menyerap keringat. Kelebihannya bahan ini halus sehingga nyaman dipakai dan murah. Ada berbagai pilihan warna untuk menyesuaikan dengan baju luar.
Katun Ero/Kijang: bahan ini umumnya digunakan sebagai furing karena adem dan cukup halus. Katun Kijang lebih halus dan agak lebih mahal dibandingkan katun Ero. Ada berbagai pilihan warna yang bisa digunakan untuk disesuaikan dengan baju luar.
Abutay: Bahan licin, agak kaku, tidak menyerap keringat.
Polar emen: Bahan polar yang agak tipis. Biasa digunakan untuk furing jaket parasut.
Quilted dacron: Dacron 300 atau 600 gram yang dilapis bahan asahi dan dijahit dengan motif belah ketupat atau kotak. Memberikan efek gembung dan tebal pada jaket. Biasa dipakai pada jaket motor atau winter jacket.
Dormeuil: Bahan furing licin, biasa dipakai untuk jas. Kurang breathable, tapi rapi dan cocok untuk jenis jas. Ada dua jenis: dormeuil lokal dan import. Untuk dormeuil import terdapat beberapa pilihan warna selain hitam dan biru, seperti krem, coklat ataupun hijau.
Bahan Motif Kotak: terdiri dari jenis bahan katun dan acrylic. Yang berbahan acrylic tidak menyerap keringat dan kurang adem.
Silko: Jenis furing yang paling bagus. Jarang dipakai karena harganya mahal. Tampilannya licin seperti satin dengan aneka warna. Sangat adem dan nyaman. Cocok untuk furing jaket kulit dan jasket.

POLY COTTON

JENIS BAHAN KEMEJA

Gambaran Umum: Bahan dengan komposisi campuran katun dan polyester. Kelebihan bahan campuran ini adalah tidak terlalu gampang kusut dan warna lebih tahan lama. Biasa digunakan untuk kemeja.

Beberapa sub jenis bahan poly cotton diantaranya adalah :

Oxford: Berbeda dengan oxford dari luar, untuk di Indonesia, bahan oxford yang ada di pasaran termasuk jenis bahan polycotton yang murah. Agak panas, walaupun tetap baik digunakan sebagai kemeja. Sering disebut bahan yang ironless (tidak terlalu perlu disetrika karena kerutan yang minimal walaupun setelah pencucian).
American Drill: Jenis campuran polyester, rayon dan katun, agak kaku, lebih tebal daripada oxford, paling umum digunakan untuk seragam pabrik/karyawan. Kelebihannya pilihan warnanya sangat banyak/beragam, dan ketahanan warnanya cukup baik. Yang paling umum digunakan adalah merk 1919 (paling banyak warna), di atasnya ada merk Verlando/Maryland American Drill yang bahannya lebih lembut tapi pilihan warna lebih sedikit.
Katun IMA: Bahan kemeja dari poly katun dan ada juga full katun (harga beda), agak tipis, tapi tidak menerawang. Pilihan warna beragam. Biasa dipakai untuk kemeja atau kerudung.
Dobby: Bahan katun campuran yang agak tipis. Ada yang polos, tapi kebanyakan memiliki motif/tekstur. Biasa dipakai untuk bahan baju koko.
Super Twill/Silky Twill: Jenis Twill yang tidak tebal. Digunakan untuk kemeja kantor. Tidak mudah kusut. Cukup adem. Silky twill memiliki tampilan yang lebih licin dibandingkan super twill. Harga cukup tinggi.
Japan Drill: Jenis drill teknologi Jepang. Memiliki ketebalan yang lebih tebal daripada american drill, warnanya lebih solid. Serat lebih besar daripada american drill
Nagata drill: merk dagang drill buatan PT Famatex. Karakter sama dengan japan drill pada umumnya. Lebih lembut daripada Japan drill ataupun kain drill lain. Pilihan warna banyak.
Maryland Tropical: Bahan kemeja yang ketebalannya sama dengan american drill. Memiliki serat kotak rapat. Bahannya lebih adem dan nyaman daripada American drill. Memiliki pilihan warna yang banyak. Harga lebih tinggi daripada jenis american drill
Taipan Tropical: merk dagang dari jenis tropical yang paling umum dipakai. Harga cukup tinggi. Pemesanan bahan ini cukup lama karena bisa mencapai 1 minggu hingga 2 minggu.